Fasal 76 dari 50
FASAL 76 Al-Faṣl wa al-Waṣl

وَالْوَصْلُ عَطْفُ جُمْلَةٍ عَلَى أُخْرَى ۞ وَالْفَصْلُ تَرْكُهُ لِسِرٍّ أُثْرَا Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَالْوَصْلُ عَطْفُ جُمْلَةٍ عَلَى أُخْرَى ۞ وَالْفَصْلُ تَرْكُهُ لِسِرٍّ أُثْرَا

Bacaan Latin

Wal washlu ‘atfhu jumlatin ‘alā ukhrā ۞ wal fashlu tarkuhu lisirrin utsrā

Terjemah Literal

Al-Washl adalah menyambungkan satu kalimat dengan kalimat lain (menggunakan Wawu), sedangkan Al-Fashl adalah meninggalkannya karena adanya rahasia yang telah diriwayatkan.

Syarah Modern

Bait ini mendefinisikan dua pilar: 1. **Washl**: Menggunakan huruf athaf (khususnya Wawu) untuk menggabungkan dua pikiran. 2. **Fashl**: Menjajajkan dua kalimat tanpa penyambung. Keputusan untuk memisah atau menyambung didasarkan pada rahasia makna (*sirr*) agar pesan sampai dengan sempurna.

Poin Kunci

1
Definisi Washl
2
Definisi Fashl
3
Pentingnya Rahasia Makna

Kosakata Penting

Washlu
Penyambungan
Fashlu
Pemisahan
Utsrā
Diriwayatkan/Ditemukan

Contoh Aplikatif

Pesan

Menyambung atau memisah bukan soal selera, tapi soal logika hubungan antar ide.

Latihan Pemahaman - Fasal 76

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete