Fasal 72 dari 50
FASAL 72 At-Tamannī

تَمَنِّي طَلَبُ مَا لَا يُرْجَى ۞ لَوْلَا لَيْتَ لَوْ هَلْ فِيهِ تُزْجَى Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

تَمَنِّي طَلَبُ مَا لَا يُرْجَى ۞ لَوْلَا لَيْتَ لَوْ هَلْ فِيهِ تُزْجَى

Bacaan Latin

Tamannī thalabu mā lā yurjā ۞ lawlā laita law hal fīhi tuzjā

Terjemah Literal

Tamanni adalah mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin terwujud (atau sulit sekali). Kata (Lawla, Laita, Law, Hal) digunakan di dalamnya.

Syarah Modern

Tamanni adalah ekspresi keinginan pada hal yang mustahil (seperti kembali muda) atau hal yang mungkin tapi tidak ada usaha ke sana. Alat utamanya adalah **Laita**, namun terkadang dipinjam kata **Hal** atau **Law** untuk memberikan kesan bahwa hal mustahil itu seolah-olah dekat.

Poin Kunci

1
Definisi Tamanni
2
Laita (Alat Asli)
3
Law/Hal (Alat Pinjaman)

Kosakata Penting

Tamannī
Berangan-angan
Lā yurjā
Tidak diharapkan (mustahil)
Tuzjā
Digunakan/Dijalankan

Contoh Aplikatif

Contoh

Layta asy-syabāba ya‘ūdu
(Aduhai, andai masa muda kembali lagi) - Ini mustahil, maka disebut Tamanni.

Latihan Pemahaman - Fasal 72

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete