Fasal 45 dari 50
FASAL 45 Khulāṣah Aḥwāl al-Musnad Ilaih

وَلِاعْتِبَارَاتٍ سِوَى مَا ذُكِرَا ۞ مِمَّا بِهِ نَهْجُ الْبَلَاغَةِ جَرَى Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَلِاعْتِبَارَاتٍ سِوَى مَا ذُكِرَا ۞ مِمَّا بِهِ نَهْجُ الْبَلَاغَةِ جَرَى

Bacaan Latin

Wa li’itibāratin siwā mā dzukirā ۞ mimmā bihi nahjul balāghati jarā

Terjemah Literal

Dan karena pertimbangan-pertimbangan lain selain yang telah disebutkan, dari hal-hal yang berlaku dalam metode Balaghah.

Syarah Modern

Bait ini merupakan "penutup terbuka" untuk bab Musnad Ilaih. Penulis menyadari bahwa rahasia keindahan bahasa Arab sangat luas. Apa yang disebutkan (Hadzf, Dzikr, Taqdim, dll) hanyalah kaidah-kaidah utama. Seorang sastrawan bisa menemukan alasan lain selama itu sesuai dengan tuntutan keadaan (Muqtadha al-Hal).

Poin Kunci

1
Fleksibilitas Balaghah
2
Nahjul Balaghah (Metode Sastra)
3
Eksplorasi Makna

Kosakata Penting

‘Itibāratin
Pertimbangan/Alasan
Nahju
Metode/Jalan
Jarā
Berlaku/Mengalir

Contoh Aplikatif

Pesan

Kaidah adalah panduan, tapi rasa bahasa
(dzauq) adalah penentu utama dalam Balaghah.

Latihan Pemahaman - Fasal 45

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete