Fasal 44 dari 50
FASAL 44 Tankīr al-Musnad Ilaih (Lanjutan)

وَنُكِّرَا لِلْقَصْدِ لِلْفَرْدِ وَمَا ۞ أُرِيْدَ نَوْعٌ وَبِعَكْسٍ قَدْ سَمَا Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَنُكِّرَا لِلْقَصْدِ لِلْفَرْدِ وَمَا ۞ أُرِيْدَ نَوْعٌ وَبِعَكْسٍ قَدْ سَمَا

Bacaan Latin

Wa nukkirā lil qashdi lil fardi wa mā ۞ urīda naw‘un wa bi‘aksin qad samā

Terjemah Literal

Dan (Musnad Ilaih) dijadikan nakirah (umum) dengan maksud menunjukkan satu individu (ifrād), atau menunjukkan suatu macam (naw'iyyah), atau sebaliknya, dan hal itu adalah perkara yang tinggi.

Syarah Modern

Bait ini kembali sedikit ke pembahasan Nakirah (Tankir) untuk merinci maknanya: 1. **Ifrad**: Menunjukkan bahwa yang dimaksud benar-benar hanya satu. 2. **Naw’iyyah**: Menunjukkan jenis atau kualitas tertentu yang luar biasa (baik atau buruk) yang tidak bisa dijelaskan dengan kata makrifat.

Poin Kunci

1
Makna Nakirah: Ifrad
2
Makna Nakirah: Naw'iyyah
3
Ketinggian Sastra dalam Tankir

Kosakata Penting

Fardi
Individu/Satu
Naw‘un
Macam/Jenis/Kualitas

Contoh Aplikatif

Contoh Naw'iyyah

Li-kulli ajalin kitab
(Bagi setiap masa ada ketentuan [yang istimewa]) - Kata 'kitab' nakirah menunjukkan keagungan ketentuan tersebut.

Latihan Pemahaman - Fasal 44

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete