Fasal 41 dari 50
FASAL 41 Taqdīm al-Musnad Ilaih

أَوْ لِتَبَرُّكٍ تَلَذُّذٍ بَهَا ۞ تَعْجِيلِ مَسْرُوْرٍ وَحُزْنٍ نُبِهَا Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

أَوْ لِتَبَرُّكٍ تَلَذُّذٍ بَهَا ۞ تَعْجِيلِ مَسْرُوْرٍ وَحُزْنٍ نُبِهَا

Bacaan Latin

Aw litabarrukin taladz-dzudzin bahā ۞ ta‘jīli masrūrin wa ḥuznin nubi-hā

Terjemah Literal

Atau untuk mencari berkah (tabarruk), merasakan kelezatan (taladz-dzudz), menyegerakan kabar gembira (masrur), atau menyegerakan kabar duka (huzn) yang diingatkan.

Syarah Modern

Bait ini menjelaskan empat alasan psikologis pendahuluann subjek: 1. **Tabarruk**: Mendahulukan nama Allah atau Nabi agar berkah di awal. 2. **Taladz-dzudz**: Menyebut nama kekasih di awal karena senang mengucapkannya. 3. **Ta'jīl al-Masrūr**: Menyegerakan berita baik agar pendengar senang. 4. **Ta'jīl al-Huzn**: Menyegerakan berita buruk untuk memberikan peringatan atau shock therapy.

Poin Kunci

1
Tabarruk
2
Taladz-dzudz
3
Menyegerakan Senang/Sedih

Kosakata Penting

Tabarrukin
Mencari berkah
Taladz-dzudzin
Merasakan kelezatan
Masrūrin
Kegembiraan
Ḥuznin
Kesedihan

Contoh Aplikatif

Contoh Masrur

Hadiahnya sudah datang!
(Mendahulukan 'Hadiah' agar yang mendengar langsung senang).

Latihan Pemahaman - Fasal 41

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete