Fasal 38 dari 50
FASAL 38 ‘Aṭhaf an-Nasaq

وَبِنَسَقْ لِصَرْفِ سَامِعٍ عَنِ ۞ حُكْمٍ لِغَيْرِهِ أَوِ التَّبْيِيْنِ عَنِ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَبِنَسَقْ لِصَرْفِ سَامِعٍ عَنِ ۞ حُكْمٍ لِغَيْرِهِ أَوِ التَّبْيِيْنِ عَنِ

Bacaan Latin

Wa binasaq lisharfi sāmi‘in ‘ani ۞ ḥukmin lighairihi awit-tabyīni ‘ani

Terjemah Literal

Dan dengan nasaq (kata sambung seperti 'dan', 'kemudian') tujuannya untuk memalingkan pendengar dari menghukumi selain subjek, atau untuk merinci penjelasan.

Syarah Modern

‘Athaf Nasaq (menggunakan huruf sambung) digunakan untuk: 1. **Sharfu as-Sāmi’**: Memalingkan pemahaman pendengar agar tahu bahwa hukum berlaku bagi si A, bukan si B. 2. **Tabyīn**: Merinci urutan kejadian atau pembagian tugas antara beberapa subjek secara rapi.

Poin Kunci

1
Fungsi 'Athaf Nasaq
2
Memalingkan Prasangka
3
Merinci Kejadian (Tabyin)

Kosakata Penting

Nasaq
Kata sambung berhuruf
Sharfi
Memalingkan
Sāmi‘in
Pendengar
Tabyīni
Penjelasan/Perincian

Contoh Aplikatif

Contoh

Mā ja'a Zaidun bal ‘Amrun
(Bukan Zaid yang datang, melainkan Amru) - Memalingkan anggapan bahwa Zaid yang datang.

Latihan Pemahaman - Fasal 38

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete