Fasal 28 dari 50
FASAL 28 Ta’rīf bi al-’Alamiyyah

وَكَوْنُهُ عَلَمًا اِيْضَاحُهُ ۞ تَبَرُّكٌ تَلَذُّذٌ اِيْضَاحُهُ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَكَوْنُهُ عَلَمًا اِيْضَاحُهُ ۞ تَبَرُّكٌ تَلَذُّذٌ اِيْضَاحُهُ

Bacaan Latin

Wa kawnuhu ‘alaman īdhāḥuhu ۞ tabarrukun taladz-dzudzun īdhāḥuhu

Terjemah Literal

Menjadikan (Musnad Ilaih) berupa nama asli (Ism 'Alam) tujuannya adalah untuk kejelasan, mencari berkah (tabarruk), atau merasakan kelezatan (saat menyebutnya).

Syarah Modern

Bait ini membahas mengapa kita memilih menggunakan nama asli seseorang daripada kata ganti. 1. **Idhah**: Agar sangat jelas siapa yang dimaksud. 2. **Tabarruk**: Mencari berkah dengan menyebut nama orang shalih. 3. **Taladz-dzudz**: Merasakan kenikmatan atau kebahagiaan saat mengucap nama kekasih atau orang yang dicintai.

Poin Kunci

1
Fungsi Nama Asli (Ism 'Alam)
2
Tabarruk (Mencari Berkah)
3
Taladz-dzudz (Kenikmatan Menyebut Nama)

Kosakata Penting

‘Alaman
Nama asli/gelar
Tabarrukun
Mencari berkah
Taladz-dzudzun
Merasakan kelezatan/kesenangan

Contoh Aplikatif

Contoh

Menyebut nama 'Muhammad' dalam doa untuk Tabarruk, atau menyebut nama kekasih berulang kali karena Taladz-dzudz.

Latihan Pemahaman - Fasal 28

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete