Fasal 21 dari 50
FASAL 21 Khuruj 'an Muqtadha al-Zhahir

وَرُبَّمَا أُجْرِيَ غَيْرُ السَّائِلِ ۞ مَجْرَاهُ أَوْ كَالذِّهْنِ غَيْرِ الْخَالِي Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَرُبَّمَا أُجْرِيَ غَيْرُ السَّائِلِ ۞ مَجْرَاهُ أَوْ كَالذِّهْنِ غَيْرِ الْخَالِي

Bacaan Latin

Wa rubbamā ujriya ghairus-sā’ili ۞ majrāhu aw kadz-dzihni ghairi-khālī

Terjemah Literal

Dan terkadang orang yang tidak bertanya diperlakukan seperti orang yang bertanya, atau (orang yang netral) diperlakukan seperti orang yang pikirannya tidak kosong (ragu/inkar).

Syarah Modern

Bait ini menjelaskan tentang "retorika tingkat lanjut". Terkadang kita memberikan penegasan (Taukid) kepada orang yang sebenarnya netral, karena ada tanda-tanda yang membuat dia seolah-olah akan bertanya atau ragu. Ini dilakukan untuk menggugah perhatian atau karena informasi tersebut sangat penting.

Poin Kunci

1
Taukid untuk non-Sā’il
2
Gaya bahasa di luar standar lahiriah
3
Memberi perhatian lebih (Ihtimam)

Kosakata Penting

Ghairus-sā’ili
Bukan penanya
Majrāhu
Tempatnya/Prosedurnya
Ghairi-khālī
Tidak kosong (ragu/ingkar)

Contoh Aplikatif

Contoh

Melihat orang yang gelisah, kita berkata: 'Sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.' Meskipun dia tidak bertanya, kita gunakan taukid karena kondisinya menunjukkan keraguan.

Latihan Pemahaman - Fasal 21

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete