Fasal 208 dari 50
FASAL 208 Fashāḥah al-Kalām

وَفِي الْكَلَامِ أَنْ يَكُونَ جَارِيَا ۞ عَلَى الَّذِي بِالْعِلْمِ قَدْ تَمَارِيَا Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَفِي الْكَلَامِ أَنْ يَكُونَ جَارِيَا ۞ عَلَى الَّذِي بِالْعِلْمِ قَدْ تَمَارِيَا

Bacaan Latin

Wa fīl kalāmi an yakūna jāriyā ۞ ‘alalladzī bil ‘ilmi qad tamāriyā

Terjemah Literal

Dan di dalam kalimat (kefasihan itu) adalah berjalan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan oleh ilmu (Nahwu/Balaghah).

Syarah Modern

Kefasihan bukan hanya pada kata per kata, tapi pada susunan kalimat. Kalimat yang fasih harus taat pada aturan tata bahasa (Nahwu) yang mutawatir dan tidak membingungkan struktur logikanya.

Poin Kunci

1
Nahwu
2
Struktur Kalimat
3
Standardisasi

Kosakata Penting

Jāriyā
Berjalan/Berlaku
Tamāriyā
Ditetapkan/Diketahui

Contoh Aplikatif

Pesan

Kreativitas tetap harus berpijak pada aturan tata bahasa agar tidak kacau.

Latihan Pemahaman - Fasal 208

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete