Fasal 16 dari 50
FASAL 16 Al-Isnād al-Khabarī

وَمَا بِهِ غَرَضُ الْمُفِيدِ يُسْتَفَدْ ۞ يُدْعَى بِإِسْنَادٍ وَخَبَرًا يُعَدّ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَمَا بِهِ غَرَضُ الْمُفِيدِ يُسْتَفَدْ ۞ يُدْعَى بِإِسْنَادٍ وَخَبَرًا يُعَدّ

Bacaan Latin

Wa mā bihi gharadhul mufīdi yustafad ۞ yud‘ā bi-isnādin wa khabaran yu‘ad

Terjemah Literal

Dan segala hal yang dengannya tujuan pembicara dapat dipahami, disebut dengan Isnad dan ia terhitung sebagai Khabar (berita).

Syarah Modern

Bait ini menjelaskan bahwa inti dari sebuah komunikasi adalah sampainya maksud (Gharadh) dari pembicara kepada pendengar. Proses penyandaran satu kata (misal: predikat) kepada kata lainnya (misal: subjek) disebut Isnād. Dalam ilmu Ma'ani, struktur ini disebut sebagai Kalimat Berita (Khabar), yaitu kalimat yang isinya mengandung kemungkinan benar atau dusta.

Poin Kunci

1
Definisi Isnad
2
Hakikat Kalimat Khabar
3
Syarat terjadinya faedah dalam kalimat

Kosakata Penting

Gharadh
Tujuan/Maksud
Mufīd
Pemberi faedah (pembicara)
Isnād
Penyandaran
Khabar
Berita/Informasi

Contoh Aplikatif

Struktur

Dalam kalimat 'Zaidun Qāimun'
(Zaid berdiri), penyandaran sifat 'berdiri' kepada 'Zaid' adalah Isnad yang membentuk sebuah Khabar.

Latihan Pemahaman - Fasal 16

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete