Fasal 145 dari 50
FASAL 145 Khātimah (Penutup)

وَخُتِمَ الْفَنُّ بِمَا بِهِ عُرِفْ ۞ حُسْنُ انْتِهَاءٍ وَابْتِدَاءٍ قَدْ وُصِفْ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَخُتِمَ الْفَنُّ بِمَا بِهِ عُرِفْ ۞ حُسْنُ انْتِهَاءٍ وَابْتِدَاءٍ قَدْ وُصِفْ

Bacaan Latin

Wa khutimal fannu bimā bihi ‘urif ۞ ḥusnu-ntihā-in wabtidā-in qad wushif

Terjemah Literal

Dan bidang ilmu ini ditutup dengan apa yang dengannya diketahui keindahan penutupan (husnul khitam) dan permulaan (husnul ibtida') yang telah disifatkan.

Syarah Modern

Sebagai penutup, penulis mengingatkan pentingnya **Husnul Ibtida’** (pembukaan yang memikat) dan **Husnul Khitam** (penutupan yang mengesankan). Sebuah karya tulis atau pidato yang baik harus dimulai dengan kuat dan diakhiri dengan kesan yang mendalam di hati pembaca.

Poin Kunci

1
Husnul Khitam
2
Husnul Ibtida’
3
Etika Penulisan

Kosakata Penting

Khutima
Ditutup
Al-Fannu
Seni/Bidang Ilmu
Intihā-in
Akhiran

Contoh Aplikatif

Pesan

Akhirilah ucapanmu dengan kesan yang paling kuat, karena itulah yang akan diingat paling lama.

Latihan Pemahaman - Fasal 145

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete