Fasal 146 dari 50
FASAL 146 Al-Istidrāk

وَمِنْهُ اِسْتِدْرَاكٌ وَهُوَ أَنْ تَفِي ۞ بِمَا لِوَهْمٍ سَابِقٍ قَدْ يَنْتَفِي Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَمِنْهُ اِسْتِدْرَاكٌ وَهُوَ أَنْ تَفِي ۞ بِمَا لِوَهْمٍ سَابِقٍ قَدْ يَنْتَفِي

Bacaan Latin

Wa minhu-stidrākun wa huwa an tafī ۞ bimā li-wahmin sābiqin qad yantafī

Terjemah Literal

Dan di antaranya adalah Istidrak, yaitu kamu mendatangkan (kalimat) untuk menghilangkan dugaan salah yang muncul sebelumnya.

Syarah Modern

Istidrak adalah teknik "ralat instan". Setelah mengucapkan sesuatu yang mungkin disalahpahami, kamu segera menyambungnya dengan kata "tetapi" atau "namun" untuk meluruskan persepsi pendengar.

Poin Kunci

1
Istidrak
2
Ralat Makna
3
Akurasi Pesan

Kosakata Penting

Istidrākun
Membetulkan/Menyusul
Wahmin
Dugaan salah/Ilusi

Contoh Aplikatif

Contoh

Dia itu kaya, tapi tidak sombong.
(Kata 'tapi' mencegah dugaan bahwa orang kaya biasanya sombong).

Latihan Pemahaman - Fasal 146

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete