Fasal 12 dari 50
FASAL 12 Definisi Balāghah al-Kalām

وَبَلَاغَةُ الْكَلَامِ وَهْيَ فِيهِ ۞ مُطَابَقُ الْمُقْتَضَى لِمَا يَعْنِيهِ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَبَلَاغَةُ الْكَلَامِ وَهْيَ فِيهِ ۞ مُطَابَقُ الْمُقْتَضَى لِمَا يَعْنِيهِ

Bacaan Latin

Wa balāghatul kalāmi wahya fīhi ۞ muṭābaqul muqtaḍā limā ya‘nīhi

Terjemah Literal

Adapun Balaghah dalam kalam (ucapan), ialah kesesuaian (ucapan tersebut) dengan tuntutan keadaan (konteks) sesuai dengan maksud yang diinginkan.

Syarah Modern

Bait ini mendefinisikan bahwa sebuah kalimat dikatakan baligh (memiliki nilai sastra tinggi) jika memenuhi dua syarat utama: (1) Kalimat tersebut harus fasih secara struktur, dan (2) Kalimat tersebut harus sesuai dengan situasi dan kondisi pendengar (Muqtaḍā al-Ḥāl). Balaghah bukan hanya soal kata-kata indah, tapi soal ketepatan penempatan kata sesuai konteks lawan bicara.

Poin Kunci

1
Definisi Balāghah al-Kalām
2
Konsep Muqtaḍā al-Ḥāl (Tuntutan Keadaan)
3
Kesesuaian antara Lafadz dan Konteks

Kosakata Penting

Al-Balāghah
Sampainya makna/Retorika
Muṭābaqah
Kesesuaian/Kecocokan
Al-Muqtaḍā
Tuntutan/Konsekuensi
Līmā Ya’nīhi
Bagi apa yang dimaksud

Contoh Aplikatif

Penerapan

Berbicara dengan ringkas
(Ijaz) kepada orang yang cerdas, dan berbicara dengan panjang lebar (Ithnab) kepada orang yang sulit memahami adalah bentuk Balaghah.

Latihan Pemahaman - Fasal 12

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete