Fasal 117 dari 50
FASAL 117 Muhassināt al-Badī‘iyyah

مِنْ مَعْنَوِيٍّ أَوْ لَفْظِيٍّ تُنْبِي ۞ وَهِيَ كَثِيْرَةٌ وَهَذَا حَسْبِي Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

مِنْ مَعْنَوِيٍّ أَوْ لَفْظِيٍّ تُنْبِي ۞ وَهِيَ كَثِيْرَةٌ وَهَذَا حَسْبِي

Bacaan Latin

Min ma‘nawiyyin aw lafzhiyyin tunbī ۞ wa hiya katsīratun wa hādzā ḥasbī

Terjemah Literal

Terbagi menjadi (keindahan) Maknawi atau Lafzhi. Jumlahnya sangat banyak, dan cukuplah bagiku menyebutkan ini.

Syarah Modern

Badi' dibagi dua: 1. **Muhassināt Ma’nawiyyah**: Keindahan yang fokus pada permainan makna (logika/kontradiksi). 2. **Muhassināt Lafzhiyyah**: Keindahan yang fokus pada bunyi dan rima kata. Penulis menyebutkan bahwa macamnya sangat banyak (bisa ratusan), tapi yang paling penting akan dirinci di sini.

Poin Kunci

1
Muhassinat Ma’nawiyyah
2
Muhassinat Lafzhiyyah
3
Seni Bunyi & Makna

Kosakata Penting

Ma‘nawiyyin
Berbasis Makna
Lafzhiyyin
Berbasis Lafadz/Bunyi
Ḥasbī
Cukuplah bagiku

Contoh Aplikatif

Contoh

Permainan kata
(Puns) masuk ke Lafzhi, sedangkan perlawanan makna (Antitesis) masuk ke Ma'nawi.

Latihan Pemahaman - Fasal 117

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete