Fasal 105 dari 50
FASAL 105 ‘Alāqāt al-Majāz al-Mursal (Lanjutan)

وَالْحَالِ أَوْ مَا كَانَ أَوْ مَا سَيَكُوْنْ ۞ أَوْ سَبَبٍ أَوْ مُسَبَّبٍ يَبِيْنْ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَالْحَالِ أَوْ مَا كَانَ أَوْ مَا سَيَكُوْنْ ۞ أَوْ سَبَبٍ أَوْ مُسَبَّبٍ يَبِيْنْ

Bacaan Latin

Wal ḥāli aw mā kāna aw mā sayakūn ۞ aw sababin aw musabbabin yabīn

Terjemah Literal

Atau menyebut "keadaan" (hal), atau "masa lalu", atau "masa depan", atau "sebab", atau "akibat" (musabbab), sungguh telah jelas.

Syarah Modern

Lanjutan hubungan Majaz Mursal: 1. **Itibār mā Kāna**: Menyebut status masa lalu (misal: memanggil orang tua "hai bayi"). 2. **Itibār mā Sayakūn**: Menyebut status masa depan (misal: "memeras khamr", padahal memeras anggur yang NANTI jadi khamr). 3. **Sababiyyah**: Menyebut sebab untuk hasil. 4. **Musabbabiyyah**: Menyebut hasil untuk sebab.

Poin Kunci

1
Masa Lalu (Ma Kana)
2
Masa Depan (Ma Sayakun)
3
Sebab & Akibat

Kosakata Penting

Mā kāna
Apa yang telah lalu
Mā sayakūn
Apa yang akan terjadi
Musabbabin
Akibat/Dampak

Contoh Aplikatif

Contoh Ma Sayakun

Seorang guru memanggil mahasiswanya 'Hai dokter!' karena dia akan menjadi dokter.

Latihan Pemahaman - Fasal 105

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete