Fasal 101 dari 50
FASAL 101 At-Tasybīh al-Balīgh

وَالْمُبْتَدَا لِأَنَّهُ الْبَلِيْغُ ۞ وَالْمُنْتَهَى لِنَحْوِهِ التَّبْلِيْغُ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَالْمُبْتَدَا لِأَنَّهُ الْبَلِيْغُ ۞ وَالْمُنْتَهَى لِنَحْوِهِ التَّبْلِيْغُ

Bacaan Latin

Wal mubtadā li-annahu-l balīghu ۞ wal muntahā li-nahwihi-t tablīghu

Terjemah Literal

Dan (Tasybih yang membuang adat dan wajh) adalah permulaan karena ia adalah Baligh, dan merupakan puncak tujuan dari penyampaian sastra.

Syarah Modern

Bait ini menjelaskan tentang **Tasybīh Balīgh**. Inilah level tasybih yang paling tinggi keindahannya karena membuang Adat (alat) dan Wajh (titik kesamaan). Mengapa disebut Baligh? Karena seolah-olah subjek dan pembandingnya sudah menyatu menjadi satu entitas (Zaid adalah Singa).

Poin Kunci

1
Tasybih Baligh
2
Puncak Keindahan
3
Penyatuan Subjek & Objek

Kosakata Penting

Al-Balīghu
Sangat fasih/indah
Al-Muntahā
Puncak/Akhir
Tablīghu
Penyampaian pesan

Contoh Aplikatif

Contoh

Al-’ilmu nūrun
(Ilmu adalah cahaya). Tanpa kata 'seperti', memberikan kesan cahaya adalah hakikat ilmu itu sendiri.

Latihan Pemahaman - Fasal 101

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete