Fasal 100 dari 50
FASAL 100 Tasybīh Mujmal wa Mufaṣṣal

مُجْمَلٌ انْ وَجْهُ الشَّبَهْ قَدْ حُذِفَا ۞ وَمَعَ ذِكْرِهِ مُفَصَّلًا وَفَى Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

مُجْمَلٌ انْ وَجْهُ الشَّبَهْ قَدْ حُذِفَا ۞ وَمَعَ ذِكْرِهِ مُفَصَّلًا وَفَى

Bacaan Latin

Mujmalun in wajhusy-syabah qad hudhifā ۞ wa ma‘a dzikrihi mufaṣṣalan wafā

Terjemah Literal

Disebut Mujmal jika Wajhu Syabh dibuang, dan jika disebutkan maka ia menjadi Mufashshal yang sempurna.

Syarah Modern

Berdasarkan ada/tidaknya titik kesamaan (**Wajh**): 1. **Mujmal**: Titik kesamaan tidak disebut, dibiarkan audiens berpikir (Zaid itu singa). 2. **Mufashshal**: Disebut jelas (Zaid itu singa dalam hal keberanian). Mujmal biasanya lebih indah karena mengandung misteri.

Poin Kunci

1
Tasybih Mujmal
2
Tasybih Mufashshal
3
Seni Penyederhanaan

Kosakata Penting

Mujmalun
Global/Global
Mufaṣṣalan
Terperinci/Detail

Contoh Aplikatif

Analisis

Tasybih yang membuang Adat dan Wajh
(Zaid itu Singa) disebut Tasybih Baligh, level tertinggi dalam penyerupaan.

Latihan Pemahaman - Fasal 100

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete