Fasal 65 dari 50
FASAL 65 Al-Amr (Perintah)

فَالْأَمْرُ لِلِاسْتِعْلَا طَلَبُ الْفِعْلِ ۞ وَالْفَوْرُ وَالتَّكْرَارُ لَيْسَ فِي الْأَصْلِ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

فَالْأَمْرُ لِلِاسْتِعْلَا طَلَبُ الْفِعْلِ ۞ وَالْفَوْرُ وَالتَّكْرَارُ لَيْسَ فِي الْأَصْلِ

Bacaan Latin

Fal amru lil isti‘lā thalabul fi‘li ۞ wal fawru wat-takrāru laisa fīl ashli

Terjemah Literal

Maka Amr (perintah) adalah tuntutan melakukan pekerjaan dengan (posisi) lebih tinggi. Adapun segera (faur) dan berulang (takrar) bukanlah makna asalnya.

Syarah Modern

Masuk ke sub-bab Amr. Perintah secara balaghah didefinisikan sebagai tuntutan dari yang merasa/berada di posisi lebih tinggi (*Isti’la*). Secara kaidah asal, sebuah perintah tidak otomatis berarti harus dilakukan "saat ini juga" atau "berulang kali", kecuali ada keterangan tambahan.

Poin Kunci

1
Definisi Amr
2
Isti’la (Superioritas)
3
Faur (Segera) vs Takrar (Berulang)

Kosakata Penting

Isti‘lā
Merasa tinggi
Fawru
Segera/Seketika
Takrāru
Berulang-ulang

Contoh Aplikatif

Contoh

Usholli
(Shalatlah). Secara bahasa, perintah ini meminta shalat, tapi soal berapa kali dan kapan harus segera, ditentukan oleh dalil lain.

Latihan Pemahaman - Fasal 65

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete