Fasal 56 dari 50
FASAL 56 Taqdīm al-Ma‘mūl

وَقَدَّمُوا لِلْحَصْرِ مَعْ تَعَلُّقِ ۞ بِعَامِلٍ وَاهْتِمَامٍ يَلْتَقِي Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَقَدَّمُوا لِلْحَصْرِ مَعْ تَعَلُّقِ ۞ بِعَامِلٍ وَاهْتِمَامٍ يَلْتَقِي

Bacaan Latin

Wa qaddamū lil ḥaṣri ma‘ ta‘alluqi ۞ bi‘āmilin wahtimāmin yaltaqī

Terjemah Literal

Dan mereka mendahulukan (Ma’mul) untuk tujuan pembatasan (hashr) bersamaan dengan keterikatan pada amil, serta sebagai bentuk perhatian (ihtimam) yang bertemu.

Syarah Modern

Mendahulukan objek atau keterangan (seharusnya di akhir) ke posisi depan bertujuan untuk: 1. **Hasyr/Qashr**: Membatasi perbuatan hanya pada objek tersebut. 2. **Ihtimām**: Memberikan perhatian khusus pada hal yang dianggap paling penting oleh pembicara.

Poin Kunci

1
Taqdim al-Ma’mul
2
Hasyr/Qashr
3
Ihtimām (Prioritas)

Kosakata Penting

Qaddamū
Mendahulukan
Ḥaṣri
Pembatasan
Ihtimāmin
Perhatian khusus

Contoh Aplikatif

Contoh

Iyyāka na’budu
(Hanya kepada-Mu kami menyembah) - Mendahulukan objek 'Iyyaka' untuk menegaskan tidak ada yang disembah selain Allah.

Latihan Pemahaman - Fasal 56

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete