Fasal 34 dari 50
FASAL 34 Tankīr al-Musnad Ilaih

وَنُكِّرَا لِلْقِلَّةِ أَوِ التَّكْثِيْرِ ۞ أَوْ لِلتَّعْظِيْمِ وَالتَّحْقِيْرِ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَنُكِّرَا لِلْقِلَّةِ أَوِ التَّكْثِيْرِ ۞ أَوْ لِلتَّعْظِيْمِ وَالتَّحْقِيْرِ

Bacaan Latin

Wa nukkirā lil qillati awit-taktsīri ۞ aw litta‘zhīmi wat-taḥqīri

Terjemah Literal

Dan (Musnad Ilaih) dijadikan nakirah (umum) untuk menunjukkan sedikit, atau banyak, atau untuk mengagungkan, dan untuk menghina.

Syarah Modern

Kebalikan dari Ma'rifah, Tankir (menjadikan kata berakhiran tanwin/umum) punya rahasia retorika: 1. **Qillah**: Menunjukkan jumlahnya sedikit/remeh. 2. **Taktsir**: Menunjukkan jumlahnya sangat banyak (tak terhitung). 3. **Ta'zhim**: Karena saking besarnya, ia tidak bisa dibatasi oleh nama tertentu. 4. **Tahqir**: Menunjukkan sesuatu yang sangat rendah sehingga tidak layak diberi nama khusus.

Poin Kunci

1
Tujuan Nakirah (Tankir)
2
Qillah vs Taktsir
3
Ta'zhim vs Tahqir

Kosakata Penting

Nukkirā
Dijadikan Nakirah
Qillati
Sedikit
Taktsīri
Banyak
Taḥqīri
Menghina

Contoh Aplikatif

Contoh Ta'zhim

Salamun...
(Kesejahteraan yang BESAR) - Penggunaan nakirah menunjukkan salam tersebut tak terbatas sifatnya.

Latihan Pemahaman - Fasal 34

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete