Fasal 33 dari 50
FASAL 33 Ta’rīf bi al-Iḍhāfah

وَبِالْإِضَافَةِ لِلِاخْتِصَارِ ۞ وَلِلْقِيَامِ بِفَصْلٍ جَارِي Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَبِالْإِضَافَةِ لِلِاخْتِصَارِ ۞ وَلِلْقِيَامِ بِفَصْلٍ جَارِي

Bacaan Latin

Wa bil iḍhāfati lil ikhtiṣāri ۞ wa lil qiyāmi bifashlin jārī

Terjemah Literal

Dan dengan penyandaran (Idhafah) tujuannya untuk ringkas (ikhtishar), dan untuk menegakkan pembedaan yang berlaku.

Syarah Modern

Idhafah (menggabungkan dua kata) sering digunakan untuk: 1. **Ikhtishar**: Cara tercepat untuk mendefinisikan subjek (misal: "Hamba Allah" lebih ringkas daripada menjelaskan siapa hamba itu). 2. **Tamyiz/Fashl**: Membedakan satu entitas dengan entitas lain secara spesifik melalui pemiliknya.

Poin Kunci

1
Fungsi Idhafah
2
Ikhtishar (Meringkas)
3
Fashl (Pembedaan Spesifik)

Kosakata Penting

Iḍhāfati
Penyandaran (Mudhaf-Mudhaf Ilaih)
Ikhtiṣāri
Meringkas
Fashlin
Pemisah/Pembeda

Contoh Aplikatif

Contoh

Kitabullah
(Kitab Allah) - Idhafah di sini langsung membedakan kitab ini dari kitab-kitab manusia lainnya.

Latihan Pemahaman - Fasal 33

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete