Fasal 24 dari 50
FASAL 24 Hubungan (Mulābasah) Majaz Aqli

أَوْ مَصْدَرٍ أَوْ فَاعِلٍ أَوْ مَفْعُولِ ۞ وَالرُّكْنُ فِيْهِ بَيْنَ مَعْقُوْلِ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

أَوْ مَصْدَرٍ أَوْ فَاعِلٍ أَوْ مَفْعُولِ ۞ وَالرُّكْنُ فِيْهِ بَيْنَ مَعْقُوْلِ

Bacaan Latin

Aw mashdarin aw fā‘ilin aw maf‘ūli ۞ war-ruknu fīhi baina ma‘qūli

Terjemah Literal

Atau pada mashdar (kata dasar), atau pelaku (fa'il), atau objek (maf'ul). Dan rukun di dalamnya berada di antara hal-hal yang masuk akal.

Syarah Modern

Melengkapi bait sebelumnya, hubungan Majaz Aqli juga bisa berupa penyandaran perbuatan kepada Mashdar-nya, atau menggunakan bentuk Fa'il untuk makna Maf'ul, dan sebaliknya. Intinya, akal sehat tahu bahwa penyandaran ini bukan makna sebenarnya, tapi punya tujuan sastra.

Poin Kunci

1
Mulabasah Mashdar
2
Tukar posisi Fa’il dan Maf’ul dalam Isnad
3
Akal sebagai penentu rukun

Kosakata Penting

Mashdarin
Kata dasar perbuatan
Fā‘ilin
Pelaku
Maf‘ūli
Objek
Ruknu
Tiang/Pondasi

Contoh Aplikatif

Contoh Maf'ul

Aisya-tun Radhiyatan
(Hidup yang diridhai) - padahal hidup itu objek yang diridhai, bukan yang meridhai.

Latihan Pemahaman - Fasal 24

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete