Fasal 230 dari 50
FASAL 230 As-Shabr ‘ala al-Jāhil

وَاصْبِرْ عَلَى الْجَاهِلِ وَالتَّعَنُّتِ ۞ وَالْزَمْ جَمِيلَ الصَّمْتِ وَالتَّثَبُّتِ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَاصْبِرْ عَلَى الْجَاهِلِ وَالتَّعَنُّتِ ۞ وَالْزَمْ جَمِيلَ الصَّمْتِ وَالتَّثَبُّتِ

Bacaan Latin

Washbir ‘alal jāhili wat-ta‘annuti ۞ walzam jamīlash-shamti wat-tstahb-buti

Terjemah Literal

Bersabarlah atas orang bodoh dan kekeras kepalaan, dan tetaplah dalam diam yang indah serta ketelitian (tabayyun).

Syarah Modern

Puncak dari ilmu bahasa adalah tahu kapan harus **diam** (*As-Shamtul Jamil*). Syaikh al-Akhdari membawa konsep tasawuf tentang kesabaran. Jika bertemu orang yang hanya ingin menjatuhkan, diam lebih balaghah (fasih) daripada membalas.

Poin Kunci

1
Ash-Shamt al-Jamil
2
Sabar
3
Tatsabbut (Verification)

Kosakata Penting

At-Ta‘annuti
Keras kepala
Jamīlash-shamti
Diam yang indah

Contoh Aplikatif

Insight

Diam yang indah adalah ketika kamu mampu membalas tapi memilih menjaga kedamaian hati.

Latihan Pemahaman - Fasal 230

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete