Fasal 228 dari 50
FASAL 228 Āfāt al-Lisān

فَكَمْ جَنَى اللِّسَانُ مِنْ قَبِيْحِ ۞ عَلَى الْفَصِيْحِ وَعَلَى الصَّحِيْحِ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

فَكَمْ جَنَى اللِّسَانُ مِنْ قَبِيْحِ ۞ عَلَى الْفَصِيْحِ وَعَلَى الصَّحِيْحِ

Bacaan Latin

Fakam janāl lisānu min qabīḥi ۞ ‘alal fashīḥi wa ‘alash-shaḥīḥi

Terjemah Literal

Betapa banyak lisan telah membuahkan keburukan, baik bagi orang yang fasih maupun orang yang benar.

Syarah Modern

Penulis memperingatkan bahwa kepandaian bersastra (Fashih) adalah pedang bermata dua. Banyak orang hebat jatuh karena lisannya. Dalam tasawuf, menjaga lisan (*Hifzhul Lisan*) adalah rukun utama dalam perjalanan menuju Allah.

Poin Kunci

1
Hifzhul Lisan
2
Bahaya Lidah
3
Peringatan

Kosakata Penting

Janā
Memanen/Melakukan kesalahan
Qabīḥi
Keburukan/Keji

Contoh Aplikatif

Pesan

Kefasihanmu bisa menjadi penyelamatmu atau justru penghancurmu.

Latihan Pemahaman - Fasal 228

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete