Fasal 133 dari 50
FASAL 133 Al-Madzhab al-Kalāmī

وَمَذْهَبٌ كَلَامِيٌ اِحْتِجَاجُ ۞ بِمَا لَهُ فِي الْقَصْدِ اِسْتِخْرَاجُ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَمَذْهَبٌ كَلَامِيٌ اِحْتِجَاجُ ۞ بِمَا لَهُ فِي الْقَصْدِ اِسْتِخْرَاجُ

Bacaan Latin

Wa madzhabun kalāmiyun-iḥtijāju ۞ bimā lahu fīl qashdi-stikhrāju

Terjemah Literal

Madzhab Kalam adalah memberikan argumentasi (hujjah) dengan metode yang menghasilkan kesimpulan sesuai dengan maksud (pembicara).

Syarah Modern

Ini adalah teknik berdebat dalam sastra. Kita memberikan premis-premis logis untuk menggiring lawan bicara ke satu kesimpulan yang tidak bisa dibantah. Namanya diambil dari gaya bicara ahli Ilmu Kalam (teolog) yang sangat sistematis.

Poin Kunci

1
Madzhab Kalam
2
Ihtijaj (Argumentasi)
3
Logika Sastra

Kosakata Penting

Iḥtijāju
Berargumen
Istikhrāju
Mengeluarkan kesimpulan

Contoh Aplikatif

Contoh Al-Quran

Sekiranya ada di langit dan bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya telah binasa.
(Logika: Bumi tidak binasa, maka Tuhan hanya satu).

Latihan Pemahaman - Fasal 133

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete