Fasal 107 dari 50
FASAL 107 Tashrīḥiyyah wa Makniyyah

تَصْرِيْحَةٌ بِلَفْظِ مَشْبُوْهٍ بِهِ ۞ مَكْنِيَّةٌ لِلْعَكْسِ فِي مُنْتَبِهِ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

تَصْرِيْحَةٌ بِلَفْظِ مَشْبُوْهٍ بِهِ ۞ مَكْنِيَّةٌ لِلْعَكْسِ فِي مُنْتَبِهِ

Bacaan Latin

Tashrīḥatun bilafzhi masybūhin bihi ۞ makniyyatun lil ‘aksi fī muntabihi

Terjemah Literal

Tashrihiyyah adalah dengan menyebutkan lafadz Musyabbah Bih (yang diserupai). Sedangkan Makniyyah adalah kebalikannya (menyebutkan Musyabbah saja), bagi orang yang jeli.

Syarah Modern

Dua jenis utama: 1. **Tashrīḥiyyah**: Gamblang. Menghilangkan objek asli, langsung menyebut pembandingnya (Misal: "Cahaya" untuk menyebut "Iman"). 2. **Makniyyah**: Tersembunyi. Menyebut objek asli tapi pembandingnya disembunyikan, hanya disisakan sifatnya (Misal: "Fajar tersenyum" - pembandingnya manusia disembunyikan, tapi sifat 'tersenyum' dimunculkan).

Poin Kunci

1
Isti’arah Tashrihiyyah
2
Isti’arah Makniyyah
3
Seni Penyembunyian Objek

Kosakata Penting

Tashrīḥatun
Terang-terangan
Makniyyatun
Disembunyikan/Kiasan
Muntabihi
Orang yang memperhatikan

Contoh Aplikatif

Contoh Tashrihiyyah

Meluarkan mereka dari kegelapan
(kekufuran) menuju cahaya (iman).

Latihan Pemahaman - Fasal 107

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete