Fasal 79 dari 50
FASAL 79 Mawāḍi‘ al-Faṣl (Īhām al-’Athf)

أَوْ هَمَّ عَطْفٌ لِلسِّوَى لَدَى السَّمَا ۞ وَالْوَصْلُ فِي سِوَى الَّذِي تَقَدَّمَا Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

أَوْ هَمَّ عَطْفٌ لِلسِّوَى لَدَى السَّمَا ۞ وَالْوَصْلُ فِي سِوَى الَّذِي تَقَدَّمَا

Bacaan Latin

Aw hamma ‘atfhun lissiwā ladās-samā ۞ wal washlu fī siwālladzī taqaddamā

Terjemah Literal

Atau jika penyambungan (athaf) dikhawatirkan salah sasaran menurut pendengaran. Dan Washl dilakukan pada kondisi selain yang telah disebutkan di atas.

Syarah Modern

Ada kondisi di mana kita harus memisahkan kalimat karena jika disambung dengan "dan", pendengar akan mengira kalimat kedua tersambung ke bagian yang salah (*Īhām al-’Athf*). Setelah menjelaskan kapan harus memisah (Fashl), bait ini menegaskan: selain kondisi-kondisi itu, maka gunakanlah **Washl**.

Poin Kunci

1
Īhām al-’Athf (Keraguan Sambungan)
2
Kaidah Umum Washl
3
Kejelasan Rujukan

Kosakata Penting

Hamma
Khawatir/Penting
Sammā
Pendengaran

Contoh Aplikatif

Pesan

Jika memisah bikin bingung, maka sambunglah. Jika menyambung bikin salah paham, maka pisahlah.

Latihan Pemahaman - Fasal 79

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete