Fasal 276 dari 50
FASAL 276 Khātimah: Identitas

وَقَالَ مُبْدِي عَجْزِهِ التَّقْصِيرُ ۞ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الصَّغِيرِ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

وَقَالَ مُبْدِي عَجْزِهِ التَّقْصِيرُ ۞ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الصَّغِيرِ

Bacaan Latin

Wa qāla mubdī ‘ajzihit-taqshīru ۞ ‘Abdurraḥmāni-bnuṣ-ṣaghīri

Terjemah Literal

Dan berkatalah sosok yang menampakkan kelemahannya yang nyata: Abdurrahman bin Ash-Shaghir.

Syarah Modern

Syaikh al-Akhdari memperkenalkan diri dengan nama aslinya. Beliau menggunakan gaya bahasa yang merendah (Tawadhu) dengan menyebut dirinya sebagai orang yang penuh kekurangan (Taqshir).

Poin Kunci

1
Abdurrahman
2
Ibnu Shaghir
3
Tawadhu

Kosakata Penting

Mubdī
Menampakkan
Taqshīru
Kekurangan

Contoh Aplikatif

Insight

Seorang ahli bahasa yang hebat justru semakin rendah hati di hadapan ilmu.

Latihan Pemahaman - Fasal 276

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete