Fasal 269 dari 50
FASAL 269 Khātimah: Ash-Shalāh

ثُمَّ الصَّلَاةُ بَعْدُ وَالسَّلَامُ ۞ عَلَى الَّذِي بِهِ انْتَهَى الْكَلَامُ Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

ثُمَّ الصَّلَاةُ بَعْدُ وَالسَّلَامُ ۞ عَلَى الَّذِي بِهِ انْتَهَى الْكَلَامُ

Bacaan Latin

Tsummash-shalātu ba‘du was-salāmu ۞ ‘alalladzī bihin-tahal kalāmu

Terjemah Literal

Kemudian shalawat serta salam setelah itu (tercurah) kepada sosok yang dengannya pembicaraan ini berakhir (puncak kebenaran).

Syarah Modern

Penulis kembali bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau disebut sebagai sosok yang menjadi "akhir/puncak" dari segala kalam, karena setelah wahyu yang beliau bawa, tidak ada lagi perkataan yang lebih benar dan indah.

Poin Kunci

1
Shalawat
2
Puncak Kalam
3
Nabi Muhammad SAW

Kosakata Penting

Antahā
Berakhir/Sampai puncak
Al-Kalāmu
Ucapan/Pembicaraan

Contoh Aplikatif

Insight

Menutup karya dengan shalawat adalah cara mengundang keberkahan agar ilmu yang ditulis awet manfaatnya.

Latihan Pemahaman - Fasal 269

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete