Fasal 216 dari 50
FASAL 216 Husnu al-Ibtidā’

حُسْنُ ابْتِدَاءٍ أَنْ يَكُونَ عَذْبَا ۞ مِمَّا يَرُوقُ لِلْعُقُولِ عَجْبَا Matan Jauhar Maknun

Teks Arab

حُسْنُ ابْتِدَاءٍ أَنْ يَكُونَ عَذْبَا ۞ مِمَّا يَرُوقُ لِلْعُقُولِ عَجْبَا

Bacaan Latin

Ḥusnub-tidā-in an yakūna ‘adzbā ۞ mimmā yarūqu lil-‘uqūli ‘ajbā

Terjemah Literal

Indahnya pembukaan adalah dengan menjadi (kalimat) yang manis, dari hal-hal yang menawan akal dan mengagumkan.

Syarah Modern

Pembukaan harus memiliki "Manis" (Adzb). Artinya, kata-kata yang dipilih tidak berat, enak didengar, dan langsung membuat akal audiens merasa "klik". Jangan mulai dengan sesuatu yang membosankan atau terlalu rumit.

Poin Kunci

1
Husnul Ibtida’
2
Hook
3
First Impression

Kosakata Penting

‘Adzbā
Manis/Segar
Yarūqu
Menawan/Bening

Contoh Aplikatif

Insight

Detik pertama menentukan apakah audiens akan lanjut mendengar atau pergi.

Latihan Pemahaman - Fasal 216

0 Soal Tersedia

Belum Ada Latihan

Soal latihan untuk fasal ini sedang dalam pengembangan.

Mark as Complete